7 Tuntutan Mahasiswa di DPR pada September 2019

September 27, 2019 News

Setidaknya sejak tanggal 19 September 2019 dan puncaknya tanggal 24 September 2019 mahasiswa berdemo di depan gedung DPR untuk menanggapi revisi undang-undang yang dibuat oleh DPR.




Aksi ini diikuti oleh mahasiswa dari beragam almamater dan terjadi diberbagai wilayah Indonesia. Tidak hanya mahasiswa aksi ini juga diikuti oleh adik-adik STM dan didukung oleh masyarakat khususnya warga di sekitar kejadian. Bahkan terkumpul dana sebesar Rp 175 juta lebih untuk mendukung aksi para mahasiswa ini.

Berikut 7 tuntutan mahasiswa pada 23-24 September 2019 lalu:

  1. RKUHP
    Poin pertama 7 tuntutan mahasiswa adalah mendesak adanya penundaan untuk melakukan pembahasan ulang. Sebab, pasal-pasal dalam RKUP dinilai masih bermasalah.
  2. Revisi UU KPK
    Pemerintah juga didesak membatalkan revisi UU KPK yang baru saja disahkan. Revisi UU KPK dinilai telah melemahkan lembaga anti korupsi tersebut dalam memberantas aksi para koruptor.
  3. Isu Lingkungan
    Tuntutan mahasiswa di DPR lainnya berkaitan dengan isu lingkungan. Mahasiswa menuntut negara untuk mengusut dan mengadili elite-elite yang bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan di wilayah Indonesia.
  4. RUU Ketenagakerjaan
    Ada juga tuntutan merevisi RUU Ketenagakerjaan. Mahasiswa menilai aturan tersebut tidak berpihak kepada para pekerja.
  5. RUU Pertanahan
    Mahasiswa juga menolak RUU Pertanahan yang dinilai aturan tersebut merupakan bentuk pengkhianatan terhadap semangat reforma agraria.
  6. RUU PKS
    Dalam aksi demo, para mahasiswa meminta agar pemerintah dan DPR menunda pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS).
  7. Kriminalisasi Aktivis
    Terakhir, 7 tuntutan mahasiswa adalah mendorong proses demokrasi di Indonesia. Selama ini, negara dianggap melakukan kriminalisasi terhadap aktivis.