Silakan tunggu 5 detik...

Apa Itu Investor?


Investor – Penanam uang atau modal, orang yang menanamkan uangnya dalam usaha dengan tujuan mendapatkan keuntungan besar penanam uang yang bermodal banyak kecil penanam uang yang bermodal sedikit publik masyarakat yang menanamkan modalnya dalam pasar modal atau bursa efek.

Apa Itu Investor

Apa Itu Investor? Investor adalah setiap orang atau entitas lain (seperti perusahaan atau reksa dana) yang memberikan modal dengan harapan menerima pengembalian keuangan. Investor bergantung pada instrumen keuangan yang berbeda untuk mendapatkan tingkat pengembalian dan mencapai tujuan keuangan penting seperti membangun tabungan pensiun, mendanai pendidikan perguruan tinggi, atau hanya mengumpulkan kekayaan tambahan dari waktu ke waktu.

Berbagai macam kendaraan investasi ada untuk mencapai tujuan, termasuk saham, obligasi, komoditas, reksa dana, dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), opsi, futures, valuta asing, emas, perak, rencana pensiun, perumahan, dan masih banyak lagi. Investor dapat menganalisis peluang dari berbagai sudut, dan umumnya lebih suka meminimalkan risiko sambil memaksimalkan pengembalian.

Seorang investor biasanya berbeda dari seorang trader. Seorang investor menempatkan modal untuk digunakan untuk keuntungan jangka panjang, sementara seorang trader berusaha untuk menghasilkan keuntungan jangka pendek dengan membeli dan menjual sekuritas berulang kali.

Investor biasanya menghasilkan pengembalian dengan menggunakan modal sebagai investasi ekuitas atau hutang. Investasi ekuitas memerlukan kepemilikan saham dalam bentuk saham perusahaan yang dapat membayar dividen selain menghasilkan keuntungan modal. Investasi utang dapat berupa pinjaman yang diberikan kepada individu atau perusahaan lain, atau dalam bentuk obligasi pembelian yang diterbitkan oleh pemerintah atau perusahaan yang membayar bunga dalam bentuk kupon.

Berikut hal – hal yang perlu di perhatikan Investor

Jangka Waktu Investasinya

investor biasanya sudah mematok jangka waktu untuk mereka melakukan investasi. Karena tujuan utama investor adalah mencari keuntungan, maka sebelumnya mereka sudah menentukan berapa lama hasil dari investasi yang dilakukan akan diambil lagi. Jika investor menginginkan hasil yang cepat, yaitu dengan waktu kurang dari satu tahun, maka ini disebut investasi jangka pendek.

Sedangkan jika waktu investasi dilakukan dalam kurun waktu satu sampai tiga tahun disebut investasi jangka menengah. Lalu, jika investor bersedia melakukan investasi dengan waktu lebih dari empat tahun, hal ini disebut investasi jangka panjang.

Baca juga: 10 Tips Menjalin Kerjasama Dengan Investor

Resiko dari Investasi Tersebut

Apa Itu Investor?

Ketika melakukan investasi, hal yang paling krusial untuk diperhatikan adalah resiko. Karena investor mempercayakan uang investasi mereka kepada investee untuk diolah. Nilai dari investasi ini bisa naik dan bisa juga turun.

Ketidakpastian ini lah yang berpotensi memberi dampak negatif kepada investor dimana hal ini bisa menimbulkan kerugian jika tidak diperhatikan

Tujuan Investasinya

Apa Itu Investor?

Memang benar bahwa tujuan investor melakukan investasi adalah mendapat keuntungan. Dengan harapan bahwa sang investor bisa mendapat sekian persen keuntungan dari investasi yang sudah dilakukannya. Hal tersebut tentu dapat mewujudkan mimpi investor untuk meraih kebebasan finansial dengan passive income dimana kebutuhan hidup investor bisa terpenuhi melalui investasi yang dilakukannya.

Selain itu, beberapa investor ternyata memiliki maksud lain dalam melakukan investasi. Yakni, mereka ingin melihat usaha investee bisa berkembang dengan investasi yang sudah dilakukan. Atau, kemungkinan lainnya adalah sebagai jaminan bisnis. Dalam hal ini biasanya investor memberikan investasinya kepada supplier, dengan maksud agar supplier bisa terus memasok bahan baku kepada investor.

Semoga ulasan diatas bermanfaat untuk Sobat dan jangan lupa jaga kesehatan yaa. Untuk informasi lengkap mengenai info peluang usaha bisa baca di Blog Artapuri