Silakan tunggu 5 detik...

5 Tips Lembur Untuk Freelancer


Hallo Sobat Onkarir, gimana kabarnya? Semoga sehat selalu ya. Kali ini Onkarir blog akan membagikan 5 tips lembur untuk freelancer. Perlu diketahui, lembur juga harus di pertimbangkan ya pleaese jangan cuma biar kelihatan sibuk. Sobat harus bisa memilah pekerjaan dengan bijaksana.

Berikut tips lembur untuk freelance:

Patikan Lemburmu Memang Penting

Lembur berarti mengurangi waktu istirahat. Waktu tidur malam Sobat menjadi berkurang. Kalaupun Sobat tetap bisa tidur malam tepat waktu, Sobat tetap kehilangan waktu bersantai sebelum tidur. Maka pastikan, Sobat hanya lembur pada saat sangat diperlukan.

Lembur memang kelihatannya seperti memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk bekerja. Akan tetapi, kalau Sobat begadang cuma buat hal-hal yang sebenarnya enggak mendesak, Sobat malah membuang-buang waktu istirahat Sobat.

Tetap Batasi Waktunya, Jangan Mengorbankan Kesehatan

Ketika Sobat tidak mau harus lembur karena tenggat pekerjaan yang mepet, tetap jangan lupa waktu, ya! Jangan sampai Sobat seperti harus membayar cara lembur yang kurang bijak. Misalnya, lembur sampai enggak tidur semalam suntuk lantas harus sakit seminggu. Malah jadi kehilangan lebih banyak waktu gara-gara sakit, jangan sampai deh.

BACA JUGA : 6 Aplikasi Untuk Penulis Agar Kamu Lebih Produktif

Kalau Setiap Hari Lembur, Jangan-jangan Enggak Bisa Mengatur Waktu Nih

Coba Sobat cek, mungkin yang membuat waktu Sobat cepat habis bukanlah tumpukan pekerjaan melainkan konsentrasi yang sering terpecah selama bekerja. Misal, bekerja sambil chatting sama teman atau membuka media sosial.

Jangan Lembur Cuma Buat Ikut-Ikutan Orang Kantoran

Pekerja tetap di sebuah kantor biasanya ada waktu-waktu yang hampir dipastikan mereka harus lembur. Misalnya, menjelang akhir pekan, bulan dan tahun. Nah, sebagai pekerja lepas, enggak perlu merasa hidup Sobat enggak normal kalau enggak sering lembur.

Makin jarang Sobat lembur justru makin baik, bila itu berarti Sobat telah bisa mengelola waktu kerja sebaik mungkin. Saat sesekali Sobat lembur, itu memang karena kondisi mendesak.

Kalau Bisa Enggak Lembur, Kenapa Harus Lembur?

Ini kesimpulan terpentingnya. Lembur itu sifatnya tambahan bukan keharusan. Maka jika enggak ada yang perlu di selesaikan dalam waktu dekat, ya enggak usah memaksakan diri buat lembur.

Tenang, enggak suka lembur bukan berarti Sobat akan menjadi freelancer yang pemalas dan gagal, kok. Sama seperti lembur melulu juga enggak menjamin Sobat bakal sukses bertahan sebagai frelancer. Bisa-bisa Sobat malah merasa jenuh dan kesehatan jadi terganggu.

Nah, itu dia tips lembur untuk freelance. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Sobat Onkarir dan tetap jaga kesehatan ya.

BACA JUGA : Panduan Dasar Menggunakan Hashtag Di Instagram