Silakan tunggu 5 detik...

9 Hal yang Harus Dihindari Sebagai Pekerja Freelancer


Halo Sobat Onkarir! Dalam kesempatan kali ini Onkarir akan membagikan 9 Hal yang Harus Dihindari Sebagai Pekerja Freelancer. Sebagai seorang freelancer dan pekerja pada umumnya kalian pasti tau bahwa kepuasan client adalah yang utama. Hasil kerja yang memuaskan tentu akan menjadi peluang untuk menjalin kerjasama secara continue kedepannya serta mendapatkan rekomendasi sehingga relasi Sobat semakin luas. Sayangnya, hal ini tidak bisa dipahami semua orang karena berbagai hal, bisa dari pola kerja yang tidak baik atau kemampuan berkomunikasi yang tidak lancar. Adapun hal ini sebenarnya bisa Sobat pelajari agar dapat menghindari terjadinya miskomunikasi dengan client. Nah, dari banyak hal yang haurs dipelajari, Onkarir punya 10 daftar hal-hal yang harus dihindari sebagai pekerja freelancer agar Sobat terhindar dari masalah kedepannya. Semoga hal-hal tersebut bisa membantu Sobat menjalin silaturrahmi yang baik dengan client.

1. Komunikasi yang Terbata – bata

Hal yang harus dihindari

Salah satu hal awal yang bakal menghambat karir sebagai freelancer adalah kurangnya keterampilan dalam berkomunikasi. Padahal skill komunikasi sangatlah penting untuk dimiliki dan dilakukan dengan klien untuk kelancaran setiap project yang Sobat kerjakan. Dengan komunikasi yang baik akan mempengaruhi hasil dan kepuasan klien, bukan nggak mungkin Sobat akan dipercaya lagi mengerjakan project lain di kemudian hari. Komunikasi akan terasah sejalan dengan jam terbang, tapi ada baiknya Sobat mulai mempelajari keterampilan komunikasi dan negosiasi sebelum terjun ke dunia freelance.

2. Semua Project Diambil dan Menyebabkan Menejemen Waktu Berantakan

Hal yang harus dihindari

Mengerjakan beberapa project freelancer memang menguntungkan karena pundi-pundi uang Sobat akan semakin bertambah banyak. Tapi coba Sobat pikirkan, Jika Sobat punya banyak project dalam waktu bersamaan, bisakah Sobat mengerjakan semuannya dengan maksimal? Sobat harus bisa mengatur waktu kerjamu dengan bijak, jangan sampai niatnya kerja santai dan fleksibel malah jadi lebih sibuk dari orang kantoran. Buatlah kalender atau notes untuk mengatur project apa yang sudah Sobat ambil dan kapan tenggat waktunya, dengan begitu project freelancer Sobat jadi lebih terorganisir dengan baik.

3. Melewati Tenggat Waktu

Hal yang harus dihindari

Poin yang satu ini ada hubungannya dengan poin sebelumnya. Maka dari itu selalu perhatikan tenggat waktu atau deadline yang diberikan oleh client. Jangan pernah meremehkan hal ini. Sering kali, freelancer merasa tidak masalah jika menyelesaikan pekerjaan sehari atau bahkan tiga hari melebihi tenggat waktu yang ditentukan. Padahal, client juga memiliki jadwal yang harus dia ikuti dan keterlambatan Sobat merupakan kerugian bagi mereka. Ketepatan Sobat dalam menyelesaikan pekerjaan dapat menjadi kesan pertama yang baik bagi client. Mintalah deadline yang sesuai dengan kemampuan Sobat dan selesaikan pekerjaan lebih cepat dari deadline tersebut. Dengan begitu, client memiliki waktu untuk merevisi pekerjaan Sobat dan menilai keseriusan Sobat dalam menyelesaikan pekerjaan.

4. Pekerjaan yang Tidak Sesuai

Selain menyerahkan hasil pekerjaan sesuai deadline, pastikan juga pekerjaa Sobat sudah benar – benar selesai dan lengkap. Jangan sampai hanya untuk memenuhi deadline, Sobat menyerahkan pekerjaan yang masih setengah matang. Jika waktu pengerjaan yang diberikan masih dirasa kurang, mintalah perpanjangan waktu dengan menyertakan alasan mengapa Sobat membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

5. Menghubungi Client Tidak Sesuai Permintaan

Mungkin pernah terjadi, saat Sobat menemukan kendala atau hal penting yang sebaiknya segera dibicarakan dengan client, tanpa melihat waktu langsung menghubungi mereka. Padahal, sudah ada perjanjian sebelumnya jika client hanya berkenan dihubungi di waktu tertentu saja atau melalui media tertentu saja. Atau dalam contoh yang lain, client justru meminta Sobat untuk mengabari mereka minimal seminggu sekali. Jangan pernah remehkan permintaan semacam ini. Jika sejak awal client sudah memiliki permintaan khusus mengenai waktu dan cara menghubungi mereka, hormatilah permintaan ini. Memiliki komunikasi yang baik dengan client merupakan salah satu cara untuk menunjukkan bahwa Sobat serius dalam mengerjakan setiap projek dan profesionalitas selalu di jaga saat bekerja.

BACA JUGA : Tips Sukses Belajar SEO Bagi Freelancer

6. Hal yang Tidak Sesuai Permintaan Client

Hal ini cukup sering terjadi. Freelancer melakukan dengan tidak mengerjakan sesuai permintaan client. Misalnya saja, client meminta Sobat menulis artikel tentang wisata alam di Bali, namun tanpa menjelaskan alasannya, Sobat malah menulis artikel tentang wisata budaya di Bali. Perbedaan ide seperti ini harus dikomunikasikan dengan client. Selalu jelaskan kepada client jika Sobat membuat banyak atau sedikit perubahan, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya konflik. Jangan merasa sungkan untuk memberikan saran kepada client jika memang diperlukan. Meskipun pada project selanjutnya Sobat tidak dilibatkan, namun jika saran Sobat ternyata bermanfaat, client akan mengingat hal ini dan mungkin akan kembali kepada Sobat untuk meminta pertolongan.

7. Meniru Mentah – mentah Karya Orang Lain

Hal yang harus dihindari

Salah satu hal yang juga fatal dilakukan oleh pekerja freelancer adalah plagiarisme atau tindakan meniru meniru hasil karya orang lain tanpa mencantumkan sumber. Sebenarnya tidak cuma saat kita kerja freelancer aja, plagiasi itu tidak dibenarkan untuk alasan apapun. Karena itu sebagai freelancer, Sobat harus hati-hati mencari referensi dan inspirasi saat menyampaikan sebuah ide. Saran Kami, informasikan apapun yang Sobat cerna harus Sobat olah sedemikian rupa agar hasilnya berdasarkan sudut pandang Sobat sendiri bukan sudut pandang orang lain.

8. Bersikap Tidak Formal Kepada Rekanan Kerja

Hal yang harus dihindari

Meskipun Sobat melakukan diskusi hanya lewat percakapan di telfon, chatting, atau konferensi video secara tidak langsung, namun attitude tetap harus diutamakan. Hindari bersikap terlalu santai hanya karena tidak ada nama perusahaan yang harus kalian jaga. Seorang freelancer harus selalu mampu mempromosikan dirinya dan menjaga citra baik dirinya terhadap client.

9. Malas Mencari Project Lain

Hal yang harus dihindari

Sebagai seorang pekerja lepas wajib hukumnya untuk bisa mencari pekerjaan apa yang harus dikerjakan. Freelancer tidak memiliki pinjaman atau pemasok tugas apa yang harus dikerjakan dari hari ke hari. Kebiasaan malas mencari project atau pekerjaan lain hanya membuat Sobat terjebak di zona nyaman karena bermalas-malasan.

Itu dia 9 Hal yang perlu Sobat hindari sebagai pekerja freelancer. Sudah tau kan apa saja yang perlu dihindari sebagai pekerja freelancer, yuk langsung aja gabung bersama kami di Onkarir.

BACA JUGA : Facebook Luncurkan Profile Profesional Untuk Membantu Para Creator