Silakan tunggu 5 detik...

Kenali Pemakaian Dana Darurat Agar Tidak Terlambat


Hallo Sobat OnKarir, gimana kabarnya? Semoga sehat selalu yaa. Sebagian besar para ahli keuangan seringkali menyarankan untuk memiliki dana darurat setidaknya sebesar biaya hidup untuk 3 bulan hingga 6 bulan lho. Hal tersebut dimaksudkan untuk melindungi permasalahan keuangan yang mungkin perlu dihadapi secara tiba-tiba. Dana darurat yang telah dipersiapkan juga mencegah Sobat agar tidak berhutang kepada pihak manapun.

Berikut ini terdapat beberapa hal terkait kondisi finansial yang memperbolehkan Sobat menggunakan dana darurat menurut Prita Ghozie dalam podcast Raditya Dika. Yuk, simak!

Kehilangan Pekerjaan Secara Mendadak

Memiliki karir yang baik serta posisi jabatan yang bagus, tidak serta merta menjadi alasan untuk tidak mempersiapkan dana darurat. Apabila suatu saat Sobat kehilangan pekerjaan maka dapat diartikan bahwa Sobat kehilangan sumber pendapatan. Dengan memiliki dana darurat, Sobat tetap dapat mencukupi kehidupan sendiri atau bersama keluarga dalam beberapa waktu kedepan hingga berhasil kembali mendapatkan sumber penghasilan dan pekerjaan. Namun, perlu diingat, bahwa pemakaian dana darurat hanya difokuskan pada kebutuhan pokok saja ya.

Kondisi Finansial Saat Sakit dan Tidak Punya Asuransi Kesehatan

Jika sakit atau kecelakaan menimpa Sobat atau salah satu keluarga, sementara Sobat belum memiliki asuransi kesehatan, maka pemakaian dana darurat diperbolehkan. Hal ini juga berlaku jika BPJS tidak berlaku di tempat Sobat berobat. Saat mendesak seperti inilah Sobat dapat menggunakan dana darurat yang sudah dipersiapkan.

Kerusakan Transportasi Pribadi atau Perabotan Rumah Tangga Utama

Meski sebagian dari Sobat masih ada yang bekerja dari rumah, terkadang kendaraan pribadi masih tetap dibutuhkan dalam memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari lho. Berlaku juga bagi perabotan rumah tangga utama yang menunjang aktivitas Sobat di rumah. Jika hal-hal tersebut secara mendadak mengalami kerusakan, maka Sobat diperbolehkan untuk memperbaiknya dengan menggunakan dana darurat. Namun, sekali lagi pastikan bahwa hal-hal tersebut memang menjadi kebutuhan pokok dan bukan hanya karena pemenuhan gaya hidup ya.

Kebutuhan Domestik

Mengingat situasi pandemi yang masih berlangsung, kebutuhan seperti sanitasi rutin rumah, tes pemeriksaan Covid-19 untuk bepergian, dan semacamnya menjadi kebutuhan pokok yang patut diperhitungkan. Sehingga, jika sewaktu-waktu Sobat berada dalam kondisi yang mengharuskan memenuhi kebutuhan ini, maka diperbolehkan untuk menggunakan dana darurat.

Kondisi Finansial Saat Mengalami Bencana Alam Juga Wajib Diperhatikan

Sama halnya dengan sakit atau kecelakaan, jika Sobat atau salah satu anggota keluarga mengalami situasi bencana alam, maka pemakaian dana darurat diperbolehkan. Hal ini juga berlaku jika tempat tinggal terdampak bencana tersebut.

Demikian artikel OnKarir kali ini. Semoga Sobat dijauhkan dari situasi di atas yang memaksa untuk menggunakan dana darurat. Namun, tetaplah lakukan pencegahan dengan rutin mengumpulkan dana darurat ya!

BACA JUGA : Tips Management Waktu Bagi Pekerja Freelancer