Silakan tunggu 5 detik...

BAHAYA! Inilah yang terjadi di Indonesia tentang CORONA!


“Ayah, ibu, kakak, adik dan semuanya. Virus corona udah mulai mengganas di Indonesia. Hati-hati ya, jaga diri, jaga kesehatan, jangan keluar rumah kalau gak perlu-perlu amat. Jangan sentuh benda-benda di tempat umum pakai tangan langsung. Pake masker kalau keluar rumah.”

Tolong untuk semua warga Indonesia jangan pernah anggap remeh pesan-pesan seperti itu.

Kasus di Indonesia memang sudah 1.000 orang lebih, tapi banyak para ahli meragukan angka tersebut. Itu hanya sekitar 5% dari yg dilaporakan, artinya ada lebih dari 30.000 orang yang sudah terinfeksi. Negara-negara luar juga meragukan kapabilitas Indonesia menangani pandemi korona, mulai dari kebijakan pemeritah sampai fasilitasnya. Dan memang, Indonesia tidak siap menghadapi wabah ini.

Contoh diatas adalah pengalaman orang yang positif dan dirujuk ke salah satu rumah sakit rujukan pemerintah untuk covid19 di RSUD Serang Banten. Baca deh, itu pengalaman real dan tidak akan ada di media, atau di TV.
Intinya, pasien disana itu ditelantarkan, tidak dirawat maksimal, bahkan kebutuhan dasar seperti makan dan minum aja disediakan setelah lebih dari 12 jam diisolasi. Itu pun karena anggota keluarganya ada yang ngotot. Lebih parahnya lagi, dalam ruangan isolasi ada lebih dari 3 orang yang dicurigai positif, tanpa dikasih masker. Itu sih sama saja memperbesar resiko terpapar.

Dan yakin deh hampir semua rumah sakit memang tidak ada yang siap. Maka dari itu jangan beranggapan kalau positif terpapar, bisa diobatin dan dirawat di rumah sakit. Belum tentu! Banyak pengalaman orang yang cerita, malah sebaliknya, kesannya dibiarkan MENINGGAL PERLAHAN.

Jadi, lebih baik mencegah daripada mengobati.

Teruntuk teman-temanku yang masih beranggapan bahwa “hidup dan mati itu ditangan tuhan” atau yang masih beranggapan “gausah lah nyebar-nybebarin kabar tentang corona, bikin panik aja!”.

TOLONG LAH! Ini bukan lagi keadaan yang bisa diatasi dengan mudah, ini sudah menjadi perang dunia melawan virus corona. Kalian semua khususnya warga Indonesia, jika masih merasa bahwa berita berita seperti ini hanya membuat ketakutan belaka lalu ingin seperti apa lagi menyadarkan kalian tentang bahayanya berkeliaran dan berkumpul-kumpul diluar? Tidak diberi tahu kalian ngeyel, diberitahu malah kalian resah.

Ini bukan hanya soal seberapa kuat imune kalian sehingga meski kalian tidak terapapar Corona, kalian itu masih bisa membawa virus corona dan menularkan ke orang lain. Maka stay dirumah, dan biarkan orang yang sakit dapat teratasi dan sembuh dahulu.

Kalian harus tau, ketika suatu saat giliran kalian yang masuk rumah sakit karna terkena covid19, saat itu pula kalian berada pada fase “dibunuh perlahan”. Kenapa? karena saat ini rumah sakit tidak mampu menampung semua orang yang terpapar Corona. Antri lah! Sabar sejenak untuk selanjutnya kalianlah yang dirawat di rumah sakit jika kalian masih bandel untuk meremehkan situasi seperti ini.

https://coronaboard.kr/en/

Itu web data penyebaran korona di dunia dan di Korea secara khusus (punya pemerintah Korea). Coba deh lihat statistiknya. Disini, org yg paling mudah terinfeksi adalah yg berusia 20-30 tahun, yang rata-rata masih kerja di luar rumah tapi yang paling banyak meninggal adalah orang yang usianya diatas 50 tahun.

Artinya apa?

Orang yang muda lebih mudah terpapar, tapi lebih mudah sembuh (walaupun sembuh itu artinya nyawanya tinggal setengah, karena paru-parunya sudah rusak). Orang tua walaupun sering di rumah, tapi sekalinya terpapar, lebih mudah meninggal. Jadi, virus ini lebih berbahaya ke orang usia diatas 50 tahun.

Sering-sering buka web itu, update terus dan bisa jadi pembanding antara di Korea dan di Indonesia. Korea sekarang udah mendingan, orang-orang sudah berani keluar rumah karena memang pemerintahnya getol, serius ngurusin ini. Dulu korea peringkat 2 terparah, sekarang peringkat ke-12. Peringkat 2 samapi 11 diisi negara-negara maju di Eropa dan Amerika (Itali, Jerman, Inggris, Spanyol, Perancis, Swiss). Itu semua negara maju yg teknologi kedokterannya diatas rata-rata, tapi mereka kewalahan.

Nah apalagi Indonesia. Makanya, satu-satunya hal terbaik yang bisa dilakukan di Indonesia adalah mencegah. Pokoknya mencegah dan jangan sampai diobati di rumah sakit.

www.onkarir.com

Jaga diri kalian ya sobat Onkarir! Mari buka kesadaran bersama dengan menyampaikan hal ini.